Tuesday, 22 April 2014

DUHAI MUSLIMAH YANG DIKASIHI,


Cuba kalian lihat kaktus. Mengapa berduri? Kerana ia berusaha menjaga diri bukan berniat melukai, tetapi ingin berdikari dan berusaha mandiri.

Cuba kalian lihat kaktus. Mengapa ia tak berbunga indah seperti mawar berduri? Bunganya juga berduri. Tahukah mengapa? Kaktus pun tak tahu. Ia langsung tak peduli bagaimana penampilan luarnya. Tak perlu penilaian manusia. Kerana dia bukan pencari kebaikan citra.

Cuba kalian lihat kaktus. Penampilannya tidak menarik mana. Gondol tak berdaun. Bunganya buruk, berduri pula tu. Apa baiknya kaktus? Ia pun miskin. Lihat tempat tinggalnya, padang tandus. Panas, gersang, jangankan untuk makan, sekadar minum pun sulit.

Cuba kalian lihat kaktus. Memang ia miskin, tak cantik bahkan tak menarik untuk dipandang.

Tapi..

Cuba kalian lihat kaktus. Bertahan di tengah teriknya mentari, berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun dan entah sampai bila lagi terus akan bertahan sampai ia mati barangkali? Tahukah kalian alasan kaktus bertahan di gurun tandus? Hanya sebuah alasan. Ia ingin memberi naungan kepada musafir yang sekarat di perjalanan (':

Maka jadilah kalian seperti kaktus yang mampu bertahan di tengah ketidakmungkinan (':

Ana ingin jadi seperti kaktus. yg tidak dipandang mahupun memandang. In Shaa Allah, Aamiin ya Rabb.

No comments:

Post a Comment

best?... mind to comment?